Panduan Pembuatan Soal Literasi dan Numerasi

0

 

PROMPT SOAL LITERASI/ NUMERASI
ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER GASAL
TAHUN 2025



NOTE:

RUBAH TEXT MERAH DENGAN KONDISI YANG SESUAI DENGAN BAPAK/IBU

 

A.   Jika guru belum membuat soal

🎯 Prompt Kalibrasi – Level Transisi Literasi/Numerasi

Buatkan saya 5 soal {literasi atau numerasi} berbentuk pilihan ganda kompleks (lebih dari satu jawaban benar) dengan 5 opsi jawaban (a–e).

Konteks: {tulis mapel dan topik, misal: Bahasa Jawa kelas X – teks drama dan unsur-unsurnya}.

Karakter soal:

1.      Gunakan teks, tabel, atau ilustrasi pendek (maksimal 3 kalimat).

2.     Gunakan bahasa ringan dan komunikatif, hindari istilah akademik yang belum diajarkan.

3.     Soal tetap mengukur pemahaman dan penalaran sederhana, bukan hafalan.

4.    Kesulitan soal setara dengan soal ujian sekolah biasa yang diberi konteks nyata.

5.    Tiap soal punya dua jawaban benar.

Format:

Soal 1

[Stimulus pendek, bisa teks, tabel, atau dialog sederhana]

Pertanyaan: ...

a. ...

b. ...

c. ...

d. ...

e. ...

ANS: (contoh: b dan e)


B.    Jika guru sudaH memiliki soal

🧭 Langkah-Langkah Mengubah Soal Lama Menjadi Soal Literasi / Numerasi

Langkah 1 – Siapkan Soal Asal

Kumpulkan 3–5 soal pilihan ganda biasa dari satu topik (boleh hafalan atau konsep dasar).
Contoh:

Wong sing ngatur lan mimpin lumakuning drama diarani …
a. Sutradara
b. Paraga
c. Konflik
d. Plot
e. Drama


Langkah 2 – Tentukan Arah Transformasi

Pilih mau dibuat literasi atau numerasi:

·       Literasi: tambahkan teks, dialog, atau situasi nyata supaya siswa perlu memahami konteks sebelum menjawab.

·       Numerasi: tambahkan angka, tabel, diagram, atau situasi perhitungan sederhana.


Langkah 3 – Gunakan Prompt Transformasi (dimasukkan ke ChatGPT)

Prompt transformasi:

Saya memiliki soal berikut:
“{salin soal asli di sini}”

Ubah soal ini menjadi soal {literasi atau numerasi} dengan karakteristik berikut:

1.      Gunakan stimulus kontekstual singkat (berupa teks, tabel, atau situasi nyata).

2.     Bentuk soal pilihan ganda kompleks dengan 5 opsi jawaban (a–e) dan dua jawaban benar.

3.     Gunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif, cocok untuk siswa {tulis jenjang, misalnya kelas X SMK}.

4.    Pastikan siswa perlu memahami isi stimulus untuk bisa menjawab, bukan sekadar hafalan.

5.    Sertakan kunci jawaban di akhir.

Format:

Soal 1  
[Stimulus pendek]  
Pertanyaan: ...  
a. ...  
b. ...  
c. ...  
d. ...  
e. ...  
ans: (contoh: b dan e, ditulis b, e)  

Langkah 4 – Cek Ulang Level Kognitif

Pastikan hasilnya:

·       Masih bisa dijawab siswa yang baru belajar soal literasi/numerasi.

·       Tidak lebih rumit dari ujian sekolah biasa.
Kalau terasa terlalu kompleks, tambahkan instruksi revisi seperti:

“Sederhanakan lagi bahasanya agar cocok untuk siswa yang baru mengenal soal literasi/numerasi.”


 

C.   CONTOH APLIKASI PROMPT PADA MAPEL PJOK

🏃‍♂️ Contoh Transformasi Soal PJOK

Soal Asli (konvensional / hafalan)

Gerakan dasar dalam permainan sepak bola yang digunakan untuk mengoper bola kepada teman disebut…
a. Menendang
b. Menangkap
c. Menggiring
d. Menyundul
e. Menembak


🔹 Versi Literasi (kontekstual – memahami informasi dari teks)

Stimulus:

Pada pelajaran PJOK, siswa kelas X sedang berlatih sepak bola. Andi mendapat bola dari temannya dan ingin memberikan bola itu ke Rafi yang berdiri tidak jauh di depannya. Agar bola dapat sampai tepat ke kaki Rafi, Andi menggunakan bagian dalam kakinya untuk menggerakkan bola secara terarah.

Pertanyaan:

Berdasarkan situasi di atas, gerakan dasar yang dilakukan Andi termasuk …
a. Menendang bola
b. Menggiring bola
c. Menyundul bola
d. Menangkap bola
e. Mengontrol bola

ans: a dan e

💡 Penalaran: Siswa perlu membaca konteks dan menafsirkan tindakan “menggerakkan bola secara terarah” → menendang dan mengontrol.


🔹 Versi Numerasi (mengandung unsur hitungan atau logika ruang)

Stimulus:

Dalam permainan futsal, pemain A mengoper bola ke pemain B sejauh 6 meter. Kemudian pemain B menendang bola ke gawang sejauh 8 meter.

Jarak langsung antara pemain A dan gawang dapat diibaratkan sebagai sisi miring segitiga siku-siku.

Pertanyaan:

Berdasarkan situasi di atas, perkiraan jarak antara pemain A dan gawang adalah …
a. 10 meter
b. 9 meter
c. 14 meter
d. 7 meter
e. 11 meter

ANS: a

💡 Penalaran: Konteks olahraga (futsal), tetapi menuntut penerapan logika numerasi sederhana (teorema Pythagoras 6² + 8² = 10²).


🔹 Versi Pilihan Ganda Kompleks (level transisi)

Stimulus:

Dalam permainan bola voli, Dito dan timnya sedang berlatih. Dito menerima servis dari lawan dan langsung mengoper bola ke temannya, lalu maju ke depan untuk bersiap melakukan serangan.

Pertanyaan:

Berdasarkan situasi di atas, kegiatan yang dilakukan Dito termasuk ke dalam …
a. Gerak menerima bola
b. Gerak mengoper bola
c. Gerak menyerang
d. Gerak bertahan
e. Gerak menggiring bola

ANS: a dan b


🧩 Kesimpulan Panduan untuk Guru PJOK

1.      Gunakan situasi nyata: latihan, pertandingan, atau kegiatan olahraga harian.

2.     Tambahkan elemen bacaan (literasi) → siswa harus memahami konteks sebelum menjawab.

3.     Tambahkan elemen logika ruang atau data (numerasi) → siswa menalar jarak, waktu, hitungan detak jantung, atau kecepatan.

4.    Gunakan bahasa ringan dan familiar: tidak usah terlalu teknis.

5.    Idealnya dua jawaban benar agar melatih penalaran lebih dari satu kemungkinan.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
4/related/default